Beranda > Mikrotik > MEMPERLUAS JANGKAUAN JARINGAN WIRELESS MIKROTIK DENGAN MODE WDS

MEMPERLUAS JANGKAUAN JARINGAN WIRELESS MIKROTIK DENGAN MODE WDS

Juni 6, 2015

WDS (Wireless Distribution System) adalah sistem yang memungkinkan interkoneksi antar access point (AP). Sistem ini digunakan untuk memperluas jangkauan area wireless, dengan menggunakan beberapa perangkat AP yang menjadi satu kesatuan, tanpa membangun backbone jaringan. Syarat dalam membangun jaringan WDS adalah Akses Point harus menggunakan Band dan Frequency yang sama, sedangkan SSID boleh beda.

Metode WDS pada prinsipnya membuat access point dengan satu SSID yang sama, kita perlu mengetahui MAC Address masing-masing access point.

Pada kesempatan ini, saya mencoba membuat simulasi membangun WDS dengan 3 routerboard Mikrotik. Ketiga routerboard ini, menjalankan perannya masing-masing sebagai Main Router, Akses Point (AP) Induk dan WDS Repeater. Client yang terkoneksi ke tiap-tiap router ini diset dengan IP static dan dikendalikan dari Main Router.

Bagaimanakah cara konfigurasinya ? Simak pembahasan berikut ini :

01. Topologi

IP Address

Main Router :

Ether1-to-Internet  =  dhcp client

Ether2-to-PC-admin =  10.10.10.1/29 – static

Ether3-to-AP           =  200.100.1.1/24

 

AP Induk :

Ether2-to-main-router       =  200.100.1.2/24

Ether3-to-PC-client           =  192.168.10.1/30 – static

Wlan1                              =  10.10.11.1/29 – static

Wds-Induk                       =  10.10.13.1/30

 

AP Repeater :

Wds1                               =  10.10.13.2/30

Wlan1                              =  10.13.1.1/29 – static

Ether2-to-PC-client           =  10.13.2.1/30 – dynamic

 

A.  Konfigurasi pada Main Router

  1. Login ke Mikrotik dengan Winbox
  2. Koneksikan main router ke internet === > IP-dhcp client

02. DHCP Client

 

3.  Lakukan test ping ke internet dari terminal mikrotik

03. Ping Terminal

4. Tambahkan IP address untuk interface ether2 dan ether3

04. IP Address

5.  Setup DHCP server untuk ether2 (terkoneksi menuju router2)

05. DHCP Server

6.  Tambahkan IP pada table IP address list agar semua client yang terkoneksi ke tiap-tiap router dapat terkoneksi juga ke internet (client diset IP static)

IP – firewall – Address Lists

10. Address List

7.  Tambahkan NAT masquerade agar PC admin dan client yang lain dapat terkoneksi ke internet

  • IP – Firewall
  • Pilih NAT
  • Klik add (+)
  • Di bagian tab General, tentukan chain = srcnat
  • Di bagian tab Action = masquerade
  • Klik OK

06.  NAT Masquerade

8.  Tambahkan IP tujuan dan gateway-nya pada table routing agar router dapat terkoneksi ke client yang terkoneksi pada router yang lain

  • IP – Routes – Add (+)
  • Isi dst address dan gateway seperti pada gambar

07. IP Route induk

 

9.  Konfigurasikan IP address untuk PC admin dan pastikan PC sudah dapat terkoneksi ke internet

07. PC admin

 

 

08. Tes ping cmd

 

 

Sampai dengan tahap ini, konfigurasi Main Router selesai…

 

B.  Konfigurasi AP-Induk

  1. Login ke Mikrotik dengan Winbox
  2. Konfigurasikan wlan1 sebagai AP bridge
  • klik pada menu Wireless
  • lalu double click pada nama interface wireless yang akan digunakan (wlan1)
  • klik tab wireless
  • pilih mode AP-bridge
  • tentukan band 2.4GHz-B/G atau yang lain
  • tentukan frekuensi yang akan digunakan
  • tentukan SSID
  • jangan lupa mengaktifkan default authenticated dan default forward.
  • lalu aktifkankan interface wireless – klik enable
  • dan klik OK

01. Wireless induk

3.  Tambahkan WDS pada interface Wireless Wlan1

02. WDS induk

4.  Masukkan mac-address AP pasangan (AP repeater) pada tab WDS

03. Mac WDS pasangan induk

5.  Pilih mode WDS pada interface Wlan1

04. Mode WDS induk

6.  Tambahkan IP address untuk wlan, wds dan ethernet yang diperlukan

05. IP Address induk

7.  Tambahkan DNS

  • IP – DNS
  • Isi IP dari DNS yang kita inginkan pada kotak Servers
  • Klik OK

06. DNS induk

8.  Tambahkan IP tujuan dan gateway-nya pada table routing agar router dapat terkoneksi ke client yang terkoneksi pada router yang lain

  • IP – Routes – Add (+)
  • Isi dst address dan gateway seperti pada gambar

07. IP Route induk

9.  Tes ping dari terminal ke IP Main router dan ke internet

08. ping terminal induk

10.  Konfigurasikan IP address pada PC client yang terkoneksi ke ethernet router2 dan test ping ke internet

09. PC client induk10. Tes ping cmd induk

 

 

 

 

 

 

Selesai untuk tahap konfigurasi Akses Point Induk….

 

C.  Konfigurasi AP-Repeater 

  1. Login ke Mikrotik dengan Winbox
  2. Konfigurasikan wlan1 sebagai AP bridge
  • klik pada menu Wireless
  • lalu double click pada nama interface wireless yang akan digunakan (wlan1)
  • klik tab wireless
  • pilih mode AP-bridge
  • tentukan band (harus sama dengan AP Induk)
  • tentukan frekuensi yang digunakan (harus sama dengan AP Induk)
  • tentukanlah SSID (Boleh beda dengan AP Induk)
  • jangan lupa mengaktifkan default authenticated dan default forward
  • lalu aktifkankan interface wireless – klik enable
  • dan klik OK

01. Wireless repeater3.  Tambahkan WDS pada interface Wireless Wlan1

02. add WDS

3.  Masukkan mac-address AP pasangan (AP Induk) pada tab WDS

03. Mac address AP pasangan repeater5.  Pilih mode WDS pada interface Wlan1

04. Mode WDS repeater

6.  Tambahkan IP address untuk wlan, wds dan ethernet yang digunakan

05. IP address repeater

7.  Tambahkan DNS

  • IP – DNS
  • Isi IP dari DNS yang kita inginkan pada kotak Servers
  • Klik OK

06. DNS induk

8.  Tambahkan IP tujuan dan gateway-nya pada table routing agar router dapat terkoneksi ke client yang terkoneksi pada router yang lain

  • IP – Routes – Add (+)
  • Isi dst address dan gateway seperti pada gambar

07. IP route repeater

9. Tes ping dari terminal ke IP WDS Induk dan ke internet

08. tes ping terminal repeater

10.  Konfigurasikan Interface ether2 sebagai DHCP server

09. DHCP server repeater

11.  Konfigurasikan IP PC client yang terkoneksi ke ether2 agar mendapatkan IP dari router secara otomatis, kemudian tes ping ke internet

 

10. PC client otomatis11. Tes ping cmd repeater

 

 

 

Selesai….

Konfigurasi 3 router mikrotik untuk memperluas jangkauan jaringan wireless dengan mode WDS sudah dapat digunakan.

 

Semoga bermanfaat…..